Dewan Perwakilan Rakyat AS menolak amandemen untuk mengembalikan pengurangan penuh atas kerugian perjudian

Dewan Perwakilan Rakyat AS menolak amandemen untuk mengembalikan pengurangan penuh atas kerugian perjudian

Dewan Perwakilan Rakyat AS menolak amandemen untuk mengembalikan pengurangan penuh atas kerugian perjudian – Harapan industri kasino dan petaruh profesional untuk mendapatkan keringanan pajak baru saja kandas. Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS) secara resmi menolak sebuah amandemen krusial. Amandemen tersebut bertujuan untuk mengembalikan kemampuan penuh wajib pajak dalam memotong kerugian perjudian. Keputusan dahlia77 ini menjadi pukulan telak bagi perwakilan dari negara bagian yang ramah perjudian seperti Nevada. Mereka telah berjuang keras untuk memasukkan ketentuan ini ke dalam paket reformasi pajak yang lebih luas.

Pemungutan suara berlangsung sangat ketat di lantai DPR. Namun, mayoritas anggota parlemen memilih untuk mempertahankan status quo. Aturan saat ini membatasi pemotongan kerugian hanya sampai jumlah kemenangan yang dilaporkan. Amandemen yang ditolak tersebut berniat memperluas definisi pengeluaran yang dapat dipotong. Para pendukung amandemen berpendapat bahwa aturan sekarang tidak adil bagi mereka yang menjadikan perjudian sebagai mata pencaharian.

Perdebatan Mengenai Keadilan Pajak

Inti dari perselisihan ini terletak pada cara Internal Revenue Service (IRS) memperlakukan kemenangan judi. Saat ini, IRS menghitung setiap kemenangan sebagai pendapatan kena pajak. Petaruh memang boleh memotong kerugian, tetapi prosedurnya rumit. Mereka harus merinci potongan (itemize deductions) alih-alih mengambil potongan standar. Akibatnya, banyak petaruh kasual kehilangan manfaat pajak ini karena potongan standar sering kali lebih menguntungkan.

Para pengusul amandemen ingin mengubah sistem yang kaku ini. Mereka berargumen bahwa pemain harus bisa menghitung “pendapatan bersih” yang sebenarnya. Artinya, pemain hanya membayar pajak atas selisih positif antara kemenangan dan kekalahan. Sistem saat ini sering kali menciptakan situasi “pendapatan semu”. Wajib pajak terlihat memiliki pendapatan tinggi di atas kertas, padahal mereka mungkin mengalami kerugian bersih secara keseluruhan.

Dampak Bagi Industri Kasino

Penolakan ini tentu saja mengecewakan Asosiasi Permainan Amerika (AGA). Organisasi lobi industri tersebut telah lama mendorong reformasi kode pajak federal. Mereka percaya bahwa beban pajak yang tidak proporsional akan menghambat pertumbuhan pasar legal. Oleh karena itu, keputusan DPR ini dianggap sebagai langkah mundur. Industri khawatir bahwa aturan pajak yang memberatkan akan mendorong pemain kembali ke pasar ilegal.

Pasar taruhan ilegal dan situs offshore tidak melaporkan kemenangan ke IRS. Hal ini menjadi daya tarik berbahaya bagi pemain yang ingin menghindari kerumitan pajak. Operator legal yang berlisensi kini harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan pelanggan. Mereka harus bersaing dengan pasar gelap yang menawarkan keuntungan finansial lebih besar bagi pemain.

Argumen Fiskal Para Penentang

Anggota parlemen yang menolak amandemen ini memiliki alasan fiskal yang kuat. Mereka berfokus pada pendapatan negara. Memperbolehkan pengurangan penuh atas kerugian perjudian akan mengurangi basis pajak federal secara signifikan. Pemerintah membutuhkan pendapatan tersebut untuk mendanai berbagai program publik dan menutupi defisit anggaran.

Komite Bersama Perpajakan memperkirakan bahwa amandemen tersebut akan merugikan negara miliaran dolar dalam sepuluh tahun ke depan. Angka ini menjadi hambatan utama bagi banyak legislator konservatif fiskal. Selain itu, beberapa pihak menilai bahwa memberikan keringanan pajak khusus untuk perjudian bukanlah prioritas mendesak. Mereka lebih memilih fokus pada pengurangan pajak untuk keluarga kelas menengah atau bisnis kecil.

Nasib Petaruh Profesional

Kelompok yang paling terpukul oleh keputusan ini adalah petaruh profesional. Mereka menjalankan aktivitas taruhan layaknya sebuah bisnis. Namun, undang-undang pajak saat ini membatasi kemampuan mereka untuk memotong biaya operasional bisnis. Biaya seperti perjalanan, data analitik, dan biaya masuk turnamen sering kali tidak dapat diklaim sepenuhnya.

Penolakan amandemen berarti petaruh profesional harus terus beroperasi dengan margin yang lebih tipis. Mereka menghadapi risiko audit yang lebih tinggi karena kompleksitas pelaporan pajak mereka. Beberapa profesional mungkin akan mempertimbangkan untuk pindah ke yurisdiksi lain yang memiliki aturan pajak lebih bersahabat. Hal ini tentu merugikan ekonomi lokal di pusat perjudian seperti Las Vegas dan Atlantic City.

Langkah Selanjutnya di Kongres

Meskipun DPR telah menolak upaya ini, pertempuran belum sepenuhnya berakhir. Para pendukung reformasi masih bisa mencoba memasukkan ketentuan serupa di Senat. Namun, peluang keberhasilannya sangat tipis mengingat iklim politik saat ini. Senat cenderung lebih berhati-hati dalam mengubah kode pajak yang berdampak besar pada pendapatan negara.

Legislator dari Nevada berjanji untuk terus menyuarakan isu ini. Mereka akan mencari jalan lain untuk memberikan keadilan bagi konstituen mereka. Selanjutnya, mereka berencana mengedukasi rekan-rekan mereka tentang realitas ekonomi industri perjudian modern. Pemahaman yang lebih baik diharapkan dapat mengubah pandangan DPR di masa depan.

Kesimpulan

Keputusan DPR AS untuk menolak pemulihan pengurangan penuh kerugian perjudian menegaskan prioritas pemerintah saat ini. Pendapatan pajak federal lebih diutamakan daripada insentif bagi industri hiburan dan taruhan. Petaruh di Amerika Serikat harus tetap waspada terhadap kewajiban pelaporan mereka. Mereka wajib menyimpan catatan kemenangan dan kekalahan yang sangat rinci. Tanpa perubahan legislatif dalam waktu dekat, kepatuhan pajak yang ketat tetap menjadi satu-satunya cara untuk menghindari masalah dengan IRS.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *